Thursday, August 16, 2007

malu banget..

malu..malu and malu banget..
jumat seminggu yang lalu aku ditegur wakil presiden jusuf kalla gara-gara titip pertanyaan ke seorang teman

ga enakknya lagi, teman itu jadi dimarahi jk gara-gara aku
dia sempat marah-marah denganku

"gara-gara ken namaku jadi buruk di depan pak jk," umpatnya

aku langsung minta maaf sama dia, tapi sepertinya dia masih marah

akhirnya kudiamkan beberapa saat. untunglah kemarahan temanku itu segera mereda

ceritanya, siang itu seusai shalat jumat, seperti biasa jk mengadakan konpres. teman itu bertanya sesuatu kepada jk, karena kesempatan bertanya tidak banyak, aku pun berniat menitip pertanyaan pada temanku itu

rupanya teman itu tidak mengerti apa maksudku dan bertanya kepadakua

namun rupanya kami diperhatikan oleh jk dan akhirnya menegur kami," kalau kau tanya diperhatikan," katanya

teman itu pun buru-buru minta maaf. jk pun kemudian melanjutkan menjawab pertanyaan.

wah malu..tidak enak..jadi satu deh..

Labels:

cinta terlarangkah?

jatuh cinta dengan orang lain padahal telah berkomitmen?
hmm sepertinya kalimat itu akrab sekali di telingaku

beberapa kali, laki-laki menyatakan perasaannya kepadaku
tapi tidak bisa berbuat banyak karena telah memiliki pacar..

grrr..secara logika aku geram juga
kenapa sih mereka tidak bisa menjaga hatinya hanya untuk seseorang

tapi secara emosional, mereka tentu tidak bisa disalahkan
bukankah perasaan tidak bisa dipaksakan..

dipaksa tidak suka, padahal suka banget..

susah..susah..susah..

belum posisiku..uh tidak enak sekali
mau membalas perasaannya, kok dia punya pacar
kalau tidak dibalas, padahal mungkin aku juga suka..

wah..wah..sulit bin sakit:p