Friday, April 18, 2008

pijakan terakhir?

dulu gw selalu iri dengan beberapa teman
mereka seakan mudah sekali menemukan soulmate-nya

sementara gw, harus jatuh bangun tak terhitung
seperti kata andra n the backbone, banyak cinta datang dan pergi
begitu saja..
datang tanpa pesan dan pergi tanpa permisi

it's okey..gw udah sangat biasa
gw udah ga kaget dengan semua itu

gw udah tau gimana mesti memperlakukan hati gw yang lagi sakit
hehe..temen2 gw bilang, gw rada sakit..

emang semuanya harus gw jalani. gw ikhlas..
gw percaya tuhan ga pernah tidur

sekarang gw sedang menjalani hari bersama seseorang
apakah gw bahagia?
iya, gw bahagia..sangat bahagia

gw harap, ini pijakan terakhir gw..

Labels:

Thursday, August 16, 2007

malu banget..

malu..malu and malu banget..
jumat seminggu yang lalu aku ditegur wakil presiden jusuf kalla gara-gara titip pertanyaan ke seorang teman

ga enakknya lagi, teman itu jadi dimarahi jk gara-gara aku
dia sempat marah-marah denganku

"gara-gara ken namaku jadi buruk di depan pak jk," umpatnya

aku langsung minta maaf sama dia, tapi sepertinya dia masih marah

akhirnya kudiamkan beberapa saat. untunglah kemarahan temanku itu segera mereda

ceritanya, siang itu seusai shalat jumat, seperti biasa jk mengadakan konpres. teman itu bertanya sesuatu kepada jk, karena kesempatan bertanya tidak banyak, aku pun berniat menitip pertanyaan pada temanku itu

rupanya teman itu tidak mengerti apa maksudku dan bertanya kepadakua

namun rupanya kami diperhatikan oleh jk dan akhirnya menegur kami," kalau kau tanya diperhatikan," katanya

teman itu pun buru-buru minta maaf. jk pun kemudian melanjutkan menjawab pertanyaan.

wah malu..tidak enak..jadi satu deh..

Labels:

cinta terlarangkah?

jatuh cinta dengan orang lain padahal telah berkomitmen?
hmm sepertinya kalimat itu akrab sekali di telingaku

beberapa kali, laki-laki menyatakan perasaannya kepadaku
tapi tidak bisa berbuat banyak karena telah memiliki pacar..

grrr..secara logika aku geram juga
kenapa sih mereka tidak bisa menjaga hatinya hanya untuk seseorang

tapi secara emosional, mereka tentu tidak bisa disalahkan
bukankah perasaan tidak bisa dipaksakan..

dipaksa tidak suka, padahal suka banget..

susah..susah..susah..

belum posisiku..uh tidak enak sekali
mau membalas perasaannya, kok dia punya pacar
kalau tidak dibalas, padahal mungkin aku juga suka..

wah..wah..sulit bin sakit:p

Tuesday, May 22, 2007

capek ga sih?

"jadi kamu sudah jadian sama perempuan barumu itu," tanyaku pada seorang teman.

"jadian belum tapi kami sudah jalan," jawabnya.

"tapi kan kamu belum putus dengan perempuan lamamu. kenapa sudah jalan sama orang lain," protesku.

"ya, aku tahu kamu kecewa, tapi kondisinya memang seperti ini," katanya.

"okey lah kalo gitu. tapi kamu harus secepatnya selesain sama perempuan lamamu. bilang apa adanya sama dia. dia berhak dapat kejujuran kamu," kataku.

"bukankah itu akan menyakitinya," tanyanya.

"yah, masih bisa bilang menyakitinya? bukannya kamu sudah menyakitinya," jawabku (aku mulai sebel).

"iya deh, aku akan bilang sebelum akhir bulan ini," janjinya.

capek..capek..capek..memang sih bukan urusanku. aku juga ga dirugikan dalam kasus itu, tapi capek aja dengan pola pikir itu.

dia itu temen laki-lakiku yang kuanggap cukup baik..:(

aku ingin tahu..

aku ingin tahu
apa yang kamu inginkan dariku

aku curiga
ada hal lain yang kamu rencanakan

grrr..aku benar-benar penasaran
apa yang ingin kamu lakukan

Friday, May 18, 2007

ketika hari selalu pagi

matahari terasa hangat di kulit
tak terlalu panas
ya, hari masih pagi

kukira hari akan terus seperti ini jika kamu merasa bahagia
senang, atau semacamnya

seperti yang kurasakan beberapa hari ini

aku merasa hari selalu pagi
menunggumu berhenti di sini
kemudian menyapaku, 'hey'..

oh senangnya ketika hari selalu pagi..

Sunday, March 25, 2007

mudik nyepi (tulisan yang tertunda)

sebenarnya aku sudah ingin menulis cerita ini sejak dua minggu lalu.
saat aku baru kembali dari jogja.
namun entah kenapa, aku sangat malas untuk berkata-kata.

jumat 16 maret 2007 aku, broto, masri, owie dan ipin bertolak dari stasiun jatinegara, jakarta menuju jogja dengan kereta bisnis.
kami hampir saja ketinggalan kereta karena taksi yang kami tumpangi terjebak macet.
namun untunglah, pak sopir taksi cukup cekatan dan bisa secepatnya keluar dari kusutnya lalu lintas.

dan seperti yang sudah kami duga, stasiun jatinegara penuh sesak oleh pemudik yang ingin memanfaatkan liburan panjang hari raya nyepi seperti kami.
kami harus bersusah payah untuk masuk ke dalam gerbong kereta

akhirnya, kami duduk juga di dalam kereta yang sesak.
semua tempat duduk telah terisi penuh.
bahkan ada puluhan orang yang terpaksa duduk di lantai gerbong karena tidak mendapatkan tiket.

"wah tiket habis mas, terpaksa beli tiket tanpa duduk," kata salah satu bapak-bapak.

tak seberapa lama, kereta pun berangkat.
dalam benak kami telah terbayang perjalanan panjang yang menjemukan.
untung saja banyak teman, jadi kami bisa ngobrol sembari kereta kami sampai di kampung halaman.

tiba-tiba telepon broto berdering, rupanya dari endah. stnk mobil endah ketinggalan di jakarta dan kakaknya menitipkan kepada kami. endah yang tengah berada di tegal akan menunggu di stasiun prupuk untuk mengambil stnknya.

"nanti aku tunggu di prupuk ya, aku ambil stnk," teriak endah dari ujung telpon.

wah hebat juga endah, dia bisa menghentikan kereta di stasiun prupuk. padahal biasanya, kereta tidak pernah berhenti di stasiun itu. "wah dia menggadaikan apa ya. jangan-jangan harga diri," gurau kami.

setelah kurang lebih 10 jam di dalam kereta, akhirnya kereta kami tiba di stasiun tugu, jogja.
kami pun berpisah karena masing-masing telah dijemput keluarga.

hmmm..senangnya melihat jogja..

Wednesday, March 21, 2007

kenapa kita harus menikah?

kenapa kita harus menikah?
jika pada usia tertentu seseorang belum menikah
pasti akan banyak sekali pertanyaan yang mampir ke telinga

kapan nikahnya?
jadinya sama yang mana nih?

aduh, semuanya bikin aku muak
kalau yang bertanya orang lain, aku bisa, bilang ini urusanku dan keluargaku
tapi kalau yang bertanya itu keluargaku, aku harus jawab apa

sebenarnya aku juga ingin menikah
membangun keluarga kecil dengan satu anak laki-laki yang lucu
tapi aku belum tahu, kapan keinginanku itu dapat terwujud

kakakku bilang, aku tidak akan pernah mendapatkannya kalau tidak berusaha
hmmm..lalu aku harus berusaha yang bagaimana?

bingung, bikin stres, bikin nggak nafsu makan, bikin moodku jadi jelek..

Wednesday, March 07, 2007

mencintai itu rasional

aduh..kenapa ya tidak ada yang percaya kalau mencintai itu sebuah keputusan yang rasional. aku sudah berusaha mengatakan ini pada setiap temanku, tapi tidak ada yang mendukung.

mereka malah bilang aku sakit..waduh..jangan-jangan iya..

menurutku, kalau seseorang ingin mencintai nggak penting lagi mengetahui dia siapa, dari mana asalnya dan bagaimana sifatnya.

kalau mau mencintai, ya mencintai saja. nggak perlu bertanya, "aku cocok nggak ya sama dia". aduh trus di mana kalimat, "mencintai itu bisa menerima dia apa adanya".